Celotehan Tentang HKI #2

Wajah Kakak di Pamflet Sekolah

Wajah Kakak di Pamflet Sekolah

 

Pagi ini, aku iseng, mengambil pamflet milik sekolah tempat putriku bersekolah. Aku cukup kaget melihat wajah putriku terpampang di pamflet tersebut. Sebetulnya dengan foto yang sama, wajah putriku pun ada di kalender tahunan milik sekolah yang dibagikan ke seluruh murid sekolah yayasan tersebut. Dan aku tak keberatan sama sekali.

Namun, terkait dengan pamflet, keningku sempat berkerut. Karena ini ada unsur promosi dan aspek  komersialnya. Kenapa anakku dan aku, sebagai orang tuanya tidak dimintai ijin sama sekali ya? 

Iseng aku baca UU Hak Cipta dan mencoba mempelajarinya. 

***

Pertanyaan : 

Bagaimana jika wajah anak muncul dalam pamflet milik sekolah yang kelak disebarkan untuk kepentingan promosi tahun ajaran baru sekolah. Sementara pihak sekolah tidak pernah minta ijin kepada orang tua anak ataupun kepada anaknya sendiri?

Jawab :

 

Jawaban detailnya telah kutuliskan di blog DIANONASIS ya… silahkan mampir ke sana 🙂

Advertisements

Celotehan Tentang HKI #1

Sebelum saya membahas banyak hal terkait dunia kepenulisan dengan Hak Kekayaan Intelektual [selanjutnya disingkat HKI], ada baiknya saya jelaskan sedikit, mengenai apa itu HKI dan apa saja yang termasuk di dalam HKI tersebut.

Definisi mengenai HKI ini tidak ditemukan secara hukum. Namun pendapat pakar hukum, menjelaskan bahwa HKI umumnya berhubungan dengan upaya perlindungan hukum terhadap hasil karya intelektual manusia yang sudah berupa penerapan ide dan informasi yang memiliki nilai komersil.

Makna nilai komersil di sini adalah, karya berupa implementasi ide dan informasi tersebut dapat dinilai dengan uang dan dapat dipindahtangankan secara hukum.

Berikut ini adalah beberapa bagian dari HKI yang sudah diatur di Indonesia :

 

tulisan lebih lengkapnya telah saya tulis di blog DIANONASIS  ya..

silahkan mampir ke sana… 🙂

salam,

Dian Onasis